Info Kuala Kapuas – Festival budaya yang digelar di Kabupaten Kapuas berlangsung meriah dengan hadirnya berbagai perlombaan tradisional, di antaranya lomba bagasing dan balogo. Kedua permainan khas daerah ini berhasil menarik perhatian masyarakat dari berbagai kalangan.
Bagasing, permainan adu ketangkasan memutar gasing, serta balogo, permainan tradisional yang mengandalkan strategi dan ketepatan, menjadi hiburan sekaligus ajang pelestarian budaya lokal.
Antusiasme Masyarakat Sangat Tinggi
Sejak awal pelaksanaan, festival ini disambut antusias oleh masyarakat. Peserta lomba datang dari berbagai wilayah di Kapuas untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam memainkan permainan tradisional tersebut.
Sorak sorai penonton semakin menambah semarak suasana, terutama saat pertandingan berlangsung sengit dan menegangkan.

Baca juga: Expo Kapuas 2026 diharapkan tarik minat investor berinvestasi di daerah
Upaya Pelestarian Budaya Lokal
Penyelenggaraan lomba ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya lokal yang mulai jarang dimainkan oleh generasi muda.
Melalui festival ini, masyarakat diajak untuk kembali mengenal dan mencintai permainan tradisional sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan festival budaya ini. Kegiatan semacam ini dinilai penting untuk menjaga keberagaman budaya sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, festival budaya juga diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan ke Kabupaten Kapuas.
Harapan untuk Generasi Muda
Melalui kegiatan ini, generasi muda diharapkan dapat lebih mengenal dan melestarikan permainan tradisional. Partisipasi aktif mereka menjadi kunci agar warisan budaya tetap hidup dan berkembang di masa depan.
Festival budaya di Kapuas pun diharapkan dapat terus digelar secara rutin sebagai wadah ekspresi seni dan tradisi lokal yang membanggakan.













