Kuala Kapuas – Dalam upaya mendukung target eliminasi malaria, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menggelar kegiatan validasi data Sistem Informasi Malaria (SISMAL). Acara ini diikuti oleh perwakilan dari 26 Puskesmas dan RSUD Kapuas, bertempat di aula Dinkes pada Kamis.
Pastikan Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
Kepala Dinkes Kapuas menyampaikan bahwa validasi data SISMAL merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh laporan kasus malaria, pemeriksaan laboratorium, dan penanganan pasien tercatat dengan benar. Data yang akurat sangat diperlukan sebagai dasar pengambilan keputusan, mulai dari perencanaan program, distribusi obat, hingga langkah pencegahan di lapangan.

Baca juga: Dinas Perdagangan Kotim temukan aset daerah disewakan secara ilegal
“Data yang tepat akan memudahkan kita memetakan wilayah rawan dan menentukan intervensi yang efektif. Eliminasi malaria hanya bisa dicapai dengan kerja sama semua pihak,” ujarnya.
Libatkan Semua Fasilitas Kesehatan
Kegiatan ini melibatkan 26 puskesmas yang tersebar di berbagai kecamatan serta RSUD Kapuas. Para peserta memeriksa kembali kesesuaian data laporan bulanan, memverifikasi jumlah kasus, dan memastikan penggunaan format pelaporan SISMAL sesuai standar Kementerian Kesehatan.
Selain validasi, peserta juga mendapatkan pembaruan informasi terkait strategi penanggulangan malaria, teknik pengambilan sampel darah, dan penggunaan rapid diagnostic test (RDT).
Eliminasi Malaria sebagai Target Bersama
Kabupaten Kapuas termasuk daerah yang masih berpotensi memiliki kasus malaria, terutama di wilayah dengan mobilitas penduduk tinggi dan lingkungan yang mendukung perkembangan nyamuk Anopheles. Dengan validasi data yang lebih rapi, diharapkan angka kasus bisa terus ditekan hingga mencapai zero case pada target waktu yang telah ditentukan pemerintah pusat.
“Upaya ini bukan hanya tentang mengobati pasien, tapi juga mencegah penularan. Pencegahan dimulai dari pendataan yang baik,” tambah salah satu petugas malaria senior Dinkes Kapuas.
Harapan ke Depan
Melalui kegiatan ini, Dinkes Kapuas optimistis koordinasi antar fasilitas kesehatan akan semakin solid. Validasi SISMAL diharapkan menjadi agenda rutin, sehingga upaya eliminasi malaria berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.















