Info Kuala Kapuas — Malam Penganugerahan Kota Air Fest 2025 berlangsung meriah dan penuh semangat kreativitas para pelajar Kapuas, Sabtu. Acara yang digelar di halaman Gedung Olahraga Kabupaten Kapuas ini menjadi puncak dari rangkaian festival seni yang telah berlangsung beberapa hari sebelumnya, menampilkan berbagai karya dan talenta muda dari berbagai sekolah.
Ribuan pelajar, guru, serta masyarakat umum memenuhi area acara untuk menyaksikan langsung pengumuman pemenang di berbagai kategori seni, mulai dari musik, tari, teater, fotografi, hingga lomba desain grafis. IAR Fest yang digagas Dinas Pendidikan Kapuas itu disebut sebagai wadah penting untuk menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan karakter positif generasi muda.
Ajang Penghargaan untuk Pelajar Berbakat
Kepala Dinas Pendidikan Kapuas dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Menurutnya, IAR Fest 2025 bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang berkumpulnya ide-ide segar anak muda yang memiliki potensi besar untuk menjadi pelaku seni di masa depan.
“Anak-anak kita adalah generasi kreatif. Melalui acara ini, mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga belajar berkolaborasi, menghargai karya orang lain, dan berani tampil percaya diri,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa festival seperti ini harus menjadi kegiatan tahunan agar semakin banyak pelajar yang terdorong menggali bakatnya.
Pertunjukan Seni Meriahkan Malam Puncak
Sebelum pengumuman pemenang, panggung utama dimeriahkan berbagai penampilan, mulai dari tari tradisional Dayak, musik akustik, hingga drama pendek yang dibawakan oleh perwakilan sekolah. Gemuruh tepuk tangan penonton menambah hangatnya suasana malam penganugerahan.
Beberapa karya seni visual pelajar juga dipamerkan di area galeri mini, memamerkan lukisan, fotografi, dan instalasi kreatif yang menjadi sorotan para pengunjung.

Baca juga: Wakil Bupati Kapuas Buka Rakor Satu Data Indonesia, Tekankan Kolaborasi Data Akurat
Peraih Penghargaan Disambut Sorak Meriah
Satu per satu nama pemenang dipanggil ke panggung, disambut sorakan dari rekan sekolah mereka. Kategori Tari Tradisional dimenangkan oleh SMP Negeri yang tampil dengan tema pelestarian budaya lokal. Sementara kategori Musik Modern dimenangkan oleh band pelajar yang membawakan lagu ciptaan sendiri.
Para pemenang menerima trofi, piagam penghargaan, serta hadiah pembinaan dari panitia. Tak sedikit yang terlihat haru dan bangga saat naik ke atas panggung.
Mendorong Ekosistem Seni di Kapuas
Wakil Bupati Kapuas yang hadir pada malam penganugerahan menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan yang menumbuhkan kreativitas generasi muda. Menurutnya, seni dan budaya memiliki peran besar dalam membangun karakter dan identitas daerah.
“Kita ingin Kapuas menjadi rumah bagi pelajar yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Festival seperti ini harus kita perkuat agar semakin banyak talenta yang muncul,” tegasnya.
Antusiasme Tinggi, Agenda Tahun Depan Sudah Dinantikan
Dengan antusiasme yang begitu besar, banyak pelajar dan guru berharap Kota IAR Fest tahun depan digelar dengan skala lebih besar dan kategori lomba yang lebih beragam. Bagi para peserta, festival ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga pengalaman berharga yang mempererat persahabatan antarpelajar.
Malam penganugerahan pun ditutup dengan pertunjukan musik kolaborasi dari beberapa sekolah, menandai berakhirnya Kota IAR Fest 2025 yang dinilai sukses meningkatkan semangat seni dan kreativitas pelajar Kapuas.















