Info Kuala Kapuas — Pemerintah Kabupaten Kapuas menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung ruang diskusi publik yang konstruktif bagi mahasiswa dan pemuda. Hal ini terlihat ketika Staf Ahli Bupati Kapuas, Septedy, secara resmi membuka Dialog Nasional yang digelar oleh Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kapuas, Sabtu. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang.
Acara yang mengusung tema besar “Peran Pemuda dalam Mendorong Transformasi Kebijakan Publik” ini mendapat sambutan luas dari kalangan mahasiswa, organisasi kepemudaan, serta perwakilan instansi pemerintah daerah.
Dorong Kritis dan Partisipatif, Septedy Apresiasi Peran GMNI
Dalam sambutannya, Septedy mengapresiasi langkah GMNI Kapuas yang secara konsisten membuka ruang diskusi tentang isu-isu kebangsaan dan sosial kemasyarakatan. Ia menegaskan bahwa pemuda, khususnya mahasiswa, harus terus mengambil peran strategis dalam memastikan kebijakan publik berjalan untuk kepentingan rakyat.
“Dialog seperti ini sangat penting karena membantu pemerintah melihat berbagai persoalan dari perspektif generasi muda. Kritik dan saran dari mahasiswa dibutuhkan sebagai vitamin bagi perbaikan kebijakan daerah,” ujar Septedy.
Ia juga mendorong GMNI untuk terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme, keberpihakan kepada rakyat kecil, serta kemampuan analitis yang kuat dalam setiap kegiatan organisasi.
GMNI Kapuas Hadirkan Forum Diskusi yang Lebih Progresif
Ketua GMNI Kapuas dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Dialog Nasional ini merupakan bagian dari agenda organisasi untuk memperkuat literasi politik dan sosial mahasiswa. Menurutnya, pemuda harus tampil aktif tidak hanya sebagai pengkritik, tetapi juga sebagai penyusun gagasan alternatif bagi masa depan bangsa.
“Kami ingin menghadirkan forum yang tidak hanya retorik tetapi juga melahirkan rekomendasi nyata. Pemuda Kapuas harus mampu membaca arah pembangunan dan berkontribusi secara langsung,” ujarnya.
Kegiatan ini turut menghadirkan akademisi, aktivis, serta perwakilan OPD yang membahas sejumlah isu aktual seperti pembangunan daerah, demokrasi, hingga penguatan SDM lokal.

Baca juga: Bupati Kapuas Hadiri dan Tandatangani Komitmen Manajemen Talenta ASN 2025
Diskusi Interaktif Bahas Tantangan Daerah dan Peran Pemuda
Sesi diskusi berlangsung interaktif. Peserta antusias mengajukan pertanyaan terkait sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Kapuas, mulai dari isu ekonomi kerakyatan, tata kelola pemerintahan, pendidikan, hingga mitigasi bencana.
Para narasumber menyampaikan bahwa kualitas kebijakan publik sangat dipengaruhi oleh tingkat partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda yang dekat dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
“Pemuda hari ini adalah aktor penting dalam digitalisasi pelayanan publik. Kemampuan mereka dalam memanfaatkan teknologi harus diarahkan untuk membantu pemerintah daerah,” jelas salah satu narasumber.
Pemkab Kapuas Dukung Kegiatan Mahasiswa Berbasis Edukasi dan Dialog
Melalui kehadiran Staf Ahli Bupati, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan bahwa pihaknya terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi mahasiswa. Pemda menyadari bahwa peran mereka sangat signifikan dalam menciptakan atmosfer akademis dan sosial yang sehat.
“Kami berharap acara ini tidak berhenti pada dialog saja, tetapi menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah. Kita perlu bekerja sama untuk membangun Kapuas yang lebih maju dan inklusif,” tegas Septedy.
Penutup: Wadah Pembentukan Pemimpin Masa Depan
Dialog Nasional GMNI Kapuas ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada para narasumber dan sesi foto bersama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi rutinitas tahunan untuk memperkuat budaya diskusi, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan melahirkan generasi muda yang siap menjadi pemimpin masa depan Kabupaten Kapuas.















