Kuala Kapuas- Lima Peserta Berkompetisi Ketat dalam Seleksi Terbuka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas, Kalimantan Tengah , resmi memulai proses seleksi terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama. Seleksi yang digelar di Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, ini diikuti oleh lima peserta yang telah lolos tahap seleksi administrasi.
Proses seleksi ini menjadi sorotan penting, mengingat posisi JPT Pratama memegang peran strategis dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan di Kabupaten Kapuas. Wakil Bupati Kapuas, Dodo, secara resmi membuka rangkaian seleksi pada Rabu (18/6/2025) dengan harapan agar proses berjalan profesional dan objektif.

Baca Juga: Muhammad Rexy Azmi Terpilih Aklamasi Pimpin HIPMI Kapuas 2025–2028
Lima Kandidat Terbaik Bersaing Ketat
Kelima peserta yang lolos seleksi administrasi berdasarkan Pengumuman Panitia Seleksi Nomor: 11/Pansel/JPTP-Sekda/2025 kini bersiap menghadapi tahap penilaian kompetensi dan potensi. Tahap ini dilaksanakan oleh Pusat Penilaian Kompetensi ASN dan menjadi penentu apakah kandidat memiliki kapasitas yang mampu untuk mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin di lingkungan Pemkab Kapuas.
Wabup Dodo menjelaskan bahwa seleksi tidak berhenti di sini. Para peserta masih harus melalui serangkaian tahapan berat, termasuk:
-
Penulisan Makalah – Menguji kemampuan analisis kebijakan dan solusi inovatif.
-
Presentasi Menilai keterampilan komunikasi dan visi kepemimpinan.
-
Wawancara Akhir – Menggali integritas, komitmen, dan kesiapan mental.
-
Penelusuran Rekam Jejak – mengedit track record yang bersih dan berkualitas.
Seluruh tahapan direncanakan selesai pada 30 Juni 2025 , dengan hasil akhir yang akan dilaporkan kepada Kepala BKN untuk rekomendasi, serta kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Kalteng guna mendapatkan persetujuan pelantikan.
Koordinasi dengan Gubernur Kalteng Menjadi Kunci
Salah satu aspek penting dalam proses ini adalah koordinasi dengan Gubernur Kalimantan Tengah. Pasal 27 Ayat 3 PP Nomor 11 Tahun 2017 , pengangkatan Sekretaris Daerah (Sekda) harus dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Gubernur sebelum ditetapkan oleh Bupati Kapuas.
“Ini adalah memastikan bentuk penghormatan terhadap hierarki pemerintahan sekaligus bahwa pemimpin yang terpilih benar-benar memenuhi standar nasional,” tegas Dodo.
Pesan untuk Peserta: Tidak Kompetensi dan Integritas!
Di hadapan para peserta, Wabup Dodo berpesan agar mereka mengikuti seluruh tahapan dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh dedikasi .
“Ini bukan sekedar kompetisi jabatan, tapi kesempatan untuk berkontribusi lebih besar bagi Kabupaten Kapuas. Kapuas Bersinar: Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius ,” ujarnya mengutip visi-misi daerah periode 2025-2030.
-
Transparansi & Akuntabilitas – Sistem seleksi terbuka meminimalisir praktik KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme).
-
Mencari Pemimpin Berkualitas – Hanya yang terbaik secara kompetensi dan moral yang akan memegang amanah.
-
Mempercepat Pembangunan – Dengan SDM unggul di posisi strategis, target pembangunan Kabupaten Kapuas yang diharapkan tercapai lebih cepat.















