Info Kuala Kapuas — Bupati Kapuas Ben Brahim S. Bahat meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Kapuas pada Jumat (31/10/2025). Kunjungan lapangan ini mencakup rekonstruksi jalan, pembangunan saluran air, pembukaan lahan pertanian baru, hingga perbaikan jembatan penghubung antarwilayah.
Tinjauan dilakukan untuk memastikan seluruh program pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di sektor ekonomi dan pertanian.
Fokus pada Akses dan Konektivitas Wilayah
Dalam kunjungannya, Bupati Ben Brahim meninjau beberapa ruas jalan yang tengah direkonstruksi menggunakan anggaran APBD Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Ia menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar untuk mendukung kelancaran mobilitas warga serta mempercepat distribusi hasil pertanian.
“Jalan dan jembatan bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi urat nadi kehidupan ekonomi masyarakat. Dengan akses yang lebih baik, hasil tani bisa dipasarkan lebih cepat dan biaya transportasi berkurang,” ujar Ben Brahim saat diwawancarai di lokasi proyek Kecamatan Kapuas Hilir.
Bupati juga meminta kontraktor pelaksana agar menjaga kualitas pekerjaan dan memastikan tidak ada keterlambatan penyelesaian. Menurutnya, pembangunan jalan desa hingga jalan produksi tani harus menjadi prioritas utama karena langsung berdampak pada kesejahteraan petani.
Saluran dan Lahan Pertanian Jadi Sorotan
Selain infrastruktur jalan, Bupati turut meninjau pembangunan saluran irigasi dan pembukaan lahan pertanian baru yang diharapkan mampu memperluas area tanam produktif di wilayah Kapuas. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan hasil pertanian padi dan palawija sebesar 15 persen tahun depan melalui optimalisasi lahan baru tersebut.
“Kami ingin petani tidak lagi terkendala air atau akses. Semua fasilitas pendukung, mulai dari saluran hingga jalan produksi, harus terintegrasi. Kalau sistem irigasi baik, produktivitas akan meningkat,” tegasnya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kapuas, Ir. Hendra Saputra, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah program lanjutan berupa normalisasi saluran primer dan sekunder, serta pembangunan jembatan kecil di titik-titik vital menuju lahan tani.

Baca juga: Bupati Kapuas Hadiri Pelepasan Peserta Persami KKRI Tahun 2025
Progres Pembangunan Jembatan
Dalam tinjauan tersebut, Bupati Ben Brahim juga memantau progres pembangunan jembatan penghubung antar desa yang saat ini telah mencapai 80 persen. Jembatan tersebut diharapkan menjadi akses utama pengangkutan hasil panen serta jalur mobilitas masyarakat.
“Jembatan ini sangat penting karena menghubungkan dua kecamatan yang selama ini terisolasi saat musim hujan. Kita ingin sebelum akhir tahun sudah bisa difungsikan,” jelas Bupati.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh proyek yang sedang berjalan merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur wilayah terpadu yang akan terus digalakkan hingga tahun 2026.
Harapan untuk Masyarakat Kapuas
Bupati Kapuas berharap seluruh masyarakat ikut mengawasi pembangunan agar berjalan transparan dan sesuai kebutuhan. Ia juga berpesan agar warga turut menjaga infrastruktur yang telah dibangun dengan baik.
“Semua ini dibangun menggunakan uang rakyat, jadi harus dijaga bersama. Jangan hanya menuntut pembangunan, tapi juga ikut merawat hasilnya,” tuturnya.
Dengan pembangunan jalan, saluran, lahan tani, dan jembatan yang terus berprogres, Pemerintah Kabupaten Kapuas menargetkan peningkatan konektivitas antarwilayah sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah.















