Kuala Kapuas – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kapuas menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai wadah evaluasi sekaligus persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) tingkat Kabupaten. Acara ini juga membahas penyusunan program kerja strategis guna mendukung pembinaan generasi Qur’ani di Bumi Tingang Menteng Panunjung Tarung.
Fokus pada Persiapan MTQH
Dalam Rakerda tersebut, salah satu agenda utama yang menjadi perhatian adalah persiapan penyelenggaraan MTQH Kabupaten Kapuas. MTQH dianggap sebagai momentum penting dalam memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta melahirkan qari-qariah, hafiz-hafizah, dan para cendekia muda Islami yang siap bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional.
Panitia menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, dewan hakim, pelatih, hingga kafilah peserta agar pelaksanaan MTQH nantinya berjalan lancar, meriah, dan penuh makna.
Penyusunan Program Kerja Strategis
Selain persiapan MTQH, Rakerda LPTQ Kapuas juga membahas penyusunan program kerja untuk satu tahun ke depan. Program ini tidak hanya menyasar aspek pelaksanaan lomba, tetapi juga pembinaan berkelanjutan terhadap generasi muda.

Baca juga: Bupati Kapuas Laksanakan Panen Raya di Lahan Seluas 2.400 Hektare
Beberapa program yang digagas antara lain peningkatan kualitas pelatihan tilawah, tahfiz, syarhil Qur’an, serta kajian tafsir. LPTQ Kapuas juga berencana memperkuat kerjasama dengan lembaga pendidikan, pondok pesantren, dan majelis taklim sebagai mitra strategis dalam mencetak kader Qur’ani yang berdaya saing.
Komitmen Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan dukungan penuh terhadap agenda LPTQ. Bupati melalui perwakilan yang hadir menegaskan bahwa kegiatan Rakerda dan MTQH bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya membangun karakter masyarakat Kapuas yang religius, berakhlak mulia, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“LPTQ harus menjadi motor penggerak dalam mencetak generasi Qur’ani. Dengan begitu, Kapuas tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan MTQH, tetapi juga mampu melahirkan prestasi gemilang di tingkat lebih tinggi,” ujar salah satu pejabat daerah yang memberikan sambutan.
Harapan dan Kesimpulan
Dengan digelarnya Rakerda ini, LPTQ Kapuas berharap seluruh elemen masyarakat dapat ikut serta mendukung jalannya program pembinaan Al-Qur’an. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat diyakini menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan Kabupaten Kapuas sebagai daerah yang unggul dalam bidang keagamaan.
Rakerda LPTQ Kapuas menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam membangun peradaban Qur’ani, sekaligus sebagai langkah awal menuju suksesnya penyelenggaraan MTQH yang akan datang.















