Info Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas memberikan apresiasi tinggi kepada Gereja Bethel Indonesia (GBI) Jemaat Kapuas yang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 atau HUT Emas, sebuah pencapaian yang mencerminkan dedikasi panjang dalam pelayanan rohani dan sosial bagi masyarakat.
Perayaan yang digelar di Gedung GBI Kapuas pada Minggu (tanggal disesuaikan) ini berlangsung meriah dan penuh sukacita. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kapuas, Drs. HM. Nafiah Ibnor, MM, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Septedy, S.E., serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Momentum Syukur dan Refleksi 50 Tahun Pelayanan
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kapuas HM. Nafiah Ibnor menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas perjalanan panjang GBI yang telah menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan beriman dan harmonis di tengah masyarakat Kabupaten Kapuas.
“Lima puluh tahun bukan waktu yang singkat. GBI telah menunjukkan kiprahnya dalam membangun iman umat, memperkuat toleransi, dan ikut mendukung pembangunan daerah melalui kegiatan sosial dan pembinaan moral,” ujar Wabup.
Ia menambahkan bahwa kehadiran gereja selama ini bukan hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga wadah pembentukan karakter dan solidaritas umat, yang sangat diperlukan dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kapuas.
Wabup: Waspadai Bahaya Narkoba dan KDRT
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengingatkan seluruh jemaat untuk ikut berperan aktif dalam menghadapi dua masalah sosial besar di Kapuas, yakni penyalahgunaan narkoba dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Pemerintah saat ini sedang menghadapi situasi yang cukup memprihatinkan. Angka penyalahgunaan narkoba dan KDRT di beberapa wilayah meningkat. Karena itu, kita semua, termasuk tokoh agama, harus bersinergi untuk mengatasinya,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa gereja memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi moral dan spiritual, agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun tindak kekerasan.
“Narkoba merusak masa depan anak bangsa, sementara KDRT menghancurkan keharmonisan keluarga. Keduanya harus kita lawan bersama, dengan menanamkan nilai kasih, kesabaran, dan saling menghormati,” tambah Wabup.
Sekda: GBI Berperan dalam Pembangunan Karakter Masyarakat
Sementara itu, Sekda Kapuas Septedy dalam sambutannya menegaskan bahwa GBI telah menjadi mitra penting pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang beretika dan berkarakter.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan lembaga keagamaan seperti GBI sangat penting dalam memperkuat nilai moral di masyarakat. Karena pembangunan yang sejati bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga tentang membangun manusia,” ujar Septedy.

Baca juga: Sekda: Pemkab Kapuas Dukung Pelestarian Budaya Daerah
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, masyarakat perlu menjaga nilai-nilai keimanan agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.
“Sekarang banyak tantangan, terutama bagi anak muda. Media sosial, pergaulan bebas, dan gaya hidup konsumtif menjadi ancaman baru. Di sinilah peran gereja sangat dibutuhkan untuk membentengi generasi kita,” katanya.
Ucapan Syukur dan Doa untuk Kapuas
Perayaan HUT Emas GBI berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita. Acara diawali dengan ibadah bersama, puji-pujian, serta pemutaran video dokumenter perjalanan GBI selama lima dekade di Kabupaten Kapuas.
Pimpinan GBI Kapuas, Pdt. Yohanis Lumbantobing, menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan selama 50 tahun pelayanan GBI di Kapuas.
“Ini bukan pencapaian manusia, tetapi anugerah Tuhan. Kami bersyukur bisa melayani hingga saat ini, dan kami berkomitmen terus berkontribusi bagi masyarakat serta mendukung program pemerintah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk menjadikan momentum HUT Emas ini sebagai waktu untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan memperluas pelayanan sosial bagi masyarakat sekitar.
Pemkab Dukung Kegiatan Keagamaan di Kapuas
Wakil Bupati menegaskan bahwa Pemkab Kapuas akan terus mendukung kegiatan keagamaan tanpa membeda-bedakan, karena semua umat berhak mendapatkan ruang untuk beribadah dengan aman dan nyaman.
“Kami berkomitmen menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Itu adalah kunci kedamaian dan kemajuan Kapuas,” kata Wabup menutup sambutannya.
Perayaan HUT Emas GBI Kapuas ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemakmuran Kabupaten Kapuas, serta pelepasan balon warna-warni sebagai simbol harapan baru bagi pelayanan GBI di masa mendatang.















