Kuala Kapuas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menegaskan komitmennya untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan di daerah. Hal ini terlihat saat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kapuas, Septedy, menghadiri entry meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terkait pemeriksaan kinerja atas kebijakan dan strategi ketahanan pangan daerah. Pertemuan tersebut digelar di Aula Kantor Bupati Kapuas pada Senin.
Pemeriksaan Kinerja sebagai Upaya Perbaikan
Dalam kesempatan itu, perwakilan BPK RI menjelaskan bahwa pemeriksaan kinerja bukan semata untuk menemukan kesalahan, melainkan sebagai sarana evaluasi dan perbaikan bagi pemerintah daerah. Fokus pemeriksaan ini adalah bagaimana kebijakan dan strategi ketahanan pangan di Kapuas dijalankan, mulai dari perencanaan, implementasi, hingga capaian hasilnya.
“Tujuannya adalah menilai sejauh mana program yang direncanakan mampu menjawab tantangan ketahanan pangan masyarakat, baik dari sisi ketersediaan, aksesibilitas, maupun kualitas pangan,” jelas perwakilan BPK RI.
Sekda Kapuas Tegaskan Komitmen Daerah
Sekda Kapuas, Septedy, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya sangat menyambut baik langkah BPK RI. Ia menilai pemeriksaan kinerja ini menjadi momen penting untuk memperkuat tata kelola dan memastikan bahwa kebijakan daerah benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Kapuas berkomitmen untuk terus memperbaiki kinerja dalam sektor ketahanan pangan. Masukan dari BPK tentu menjadi bahan berharga bagi kami agar program-program yang berjalan bisa lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Baca juga: Pemkab Kapuas luncurkan Program Kapuas Mengaji dengan 2.000 peserta didik
Fokus pada Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Septedy juga menggarisbawahi bahwa isu ketahanan pangan semakin relevan di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan lahan produktif, serta ancaman inflasi pangan. Oleh karena itu, Pemkab Kapuas berupaya mengintegrasikan program pangan dengan sektor lain seperti pertanian, perikanan, dan peternakan.
“Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga keterjangkauan harga dan peningkatan kualitas gizi masyarakat. Ini menjadi perhatian kami bersama,” tambahnya.
Harapan ke Depan
Dalam entry meeting tersebut, BPK RI juga meminta dukungan penuh dari seluruh jajaran perangkat daerah terkait agar proses pemeriksaan berjalan lancar. Kolaborasi dan keterbukaan informasi menjadi kunci untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif.
Sekda Kapuas pun berharap hasil pemeriksaan ini tidak hanya memberikan rekomendasi teknis, tetapi juga dapat memetakan strategi jangka panjang ketahanan pangan yang berkelanjutan.
“Ke depan, kami ingin memastikan bahwa Kabupaten Kapuas memiliki peta jalan yang jelas dalam menjaga ketahanan pangan. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya terbantu untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga memiliki ketahanan terhadap gejolak harga dan perubahan kondisi eksternal,” pungkasnya.
Catatan Penting bagi Daerah
Pemeriksaan BPK RI ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pengawas, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.















